Friday, 3 April 2015

Seperti inilah Proses terjadinya kehamilan

Tags

Proses Terjadinya Kehamilan – Proses kehamilan adalah proses yang dialami oleh wanita, proses terjadinya tidak dapat diamati secara langsung melainkan membutuhkan alat khusus. Namun telah banyak penelitian yang mengamati mengenai proses kehamilan. Kehamilan terjadi saat ada janin yang terdapat pada rahim wanita karea aktivitas seksual bersama pasangannya. Kehamilan diawali saat sel sperma berhasil membuahi sel ovum dan selanjutnya akan tertanap pada dinding rahim.

proses terjadinya kehamilan

Proses kehamilan terjadi menjadi 2 fase yaitu fase ssebelum embrio terbentuk dan fase saat setelah embrio terbentuk.

Adapun saat embtio belum terbentuk terjadi 2 tahap yaitu :

- Fase uterus dimana pada fase ini mengalami fase proliferasi, fase sekresi, dan fase menstruasi.

- Fase ovarium dimana pada fase ini dibagi menjadi fase folikularis, fase ovulasi dan fase luteal.

Proses terjadinya kehamilan dimulai dari siklus menstruasi yang terjadi pada wanita. Hormon akan merangsang folikel agar menjadi matang, pada tahap ini biasanya terjadi selama 2 minggu. Ketika sel telur telah matang maka ia akan dilepaskan dari indung telur atau mengalami ovulasi. Sel telur yang telah dilepaskan akan ditangkap oleh vimbrae dan bergerak ke saluran telur (tuba falopi).  Pada saluran telur inilah akan menjadi tempat pertemuan dengan sel sperma untuk pembuahan.

Saat ada sel sperma yang masuk ke tuba falopi dan berhasil bertemu dengan sel telur matang maka disitulah terjadi proses pembuahan  (konsepsi/fertilitas). Sel telur yang telah terbuahi akan mengalami pembelahan diri dan dan bergerak ke dalam rahim untuk melekat pada mukosa. proses pelekatan pada rahim ini disebut implementasi.

proses terjadinya kehamilan

Sel teelur yang telah melekat akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan sampai membentuk rambut – rambut halus yang memiliki fungsi untuk menyerap gizi ke dalam rahim untuk sumber energi agar pertumbuhannya lancar.

Hari ke 5 sel telur akan keluar dari indung telur untuk membentuk saraf. Setelah itu terjadi proses pembentukan otak dan sumsum dan membentuk antung, otot dan pembuluh darah. DI waktu yang bersamaan plasenta juga mulai terbentuk, plasenta ini berperan untuk menutupi tubuh anin, plasenta dibentuk pada usia ke 3 minggu. Plasenta mengandung pembuluh darah, dari plasenta ini bayi akan mendapat nutrisi dan pertukaran gas serta embrio, dan pembuangan limbah hasil metabolisme janin.

Proses terjadinya kehamilan dibagi menjadi 3 tahapan yaitu trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. setiap trimester memiliki tahapan perkembangan sendiri – sendiri.

Demikianlah proses terjadinya kehamilan, semoga dengan memahami proses ini maka anda dapat lebih menjaga dan merawat calon bayi anda.

Artikel Sebelumnya

Sistem pencernaan pada manusia

Sistem reproduksi pada manusia

Ciri ciri darah rendah