Monday, 28 August 2017

Palopo Maju Bersama para Pemuda

Kota Palopo telah menjadi tempat tinggal saya sejak kecil. Awalnya kota Palopo adalah  ibukota kabupaten Luwu. Sejak tahun 2002 wilayah ini beralih status menjadi kota madya. Sejak saat itu banyak perubahan besar terjadi. Hingga saat ini sudah 2 orang pernah memimpin kota ini. Sebagai kota yang masih muda (15 tahun) ternyata kota ini mampu membuat perubahan yang sangat signifikan yang bias kita nikmati.

Saya ikut tumbuh bersama kota ini, mengamati dinamika yang terjadi, melihat perubahan yang terjadi setiap hari, mengawasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah kota Palopo. Sebagai seorang pemuda Palopo saya pun memiliki keinginan untuk ikut berpartisipasi untuk kemajuan kota ini. Hal ini membuat saya tergerak untuk kembali mengabdi untuk Palopo setelah bersekolah di kota lain.
Suasana kawasan lalebbata yang begitu ramai. Sumber foto (spotsatu.com)

Saya melihat kota palopo yang sangat hidup terutama di malam minggu. Keramaian kota Terlihat mulai dari  Jl. Andi Jemma, taman baca dan kawasan lalebbata, semakin malam semain ramai.  Melalui pengamatan saya, ada 2 tempat di kota palopo yang menjadi magnet berkumpulnya anak muda di kota Palopo, yakni kawasan lalebbata dan jalan lingkar timur kota Palopo. Kwasan lalebbata didesain oleh pemerintah menggunakan lantai tehel sehingga nyaman digunakan dengan model lesehan. Terlihat keceriaan mereka berkumpul bercanda tawa. Ada perkumpulan komunitas motor, seni, mereka berkumpul berbagi cerita, menyusun rencana. Biasanya yang berkumpul tersebut adalah satu komunitas, terlihat banyak sekali komunitas mulai dari komunitas motor, seni, skater, dan lainnya.  Pengembangan infrastruktur yang dulunya biasa saja telah disulap pemerintah menjadi kawasan yang menarik.

Perkumpulan pemuda yang semakin ramai ini sangat bgus untuk ikut membangun kota Palopo menjadi terkenal, Indonesia bisa merdeka berkat dukungan dan ide dari para pemuda. Biasanya. Para pemuda ini suka berkumpul dan membuat komunitas sendiri sesuai dengan kegemarannya masing – masing. Semakin sering mereka berkumpul maka akan muncul ide- ide unik yang bisa bermanfaat terutama untuk kota kita Palopo. Namun walaupun banyak komunitas sepertinya kurang ruang untuk berekepresi. Kadang –kadang mereka membuat event tetapi harus membuat lagi panggung khususnya dan tentunya menghabiskan banyak dana. Seandainya disediakan panggung permanen yang cantik maka tidak perlu repot untuk menampilkan karya mereka. Pemerintah hanya perlu menyediakan sarana prasarana, biarkan pemuda yang berkarya.
Pedestrian kawasan lalebbata yang disulap menjadi tempat ngumpul asyik (sumber foto koranseruya.com)

Saran saya untuk pengembangan infrastruktur yaitu sebaiknya ruang berekspresi muda mudi kota palopo di tambah lagi, utamanya di kawasan lalebbata. Sepertinya bagus bila ada panggung permanen yang dijadikan tempat mengekspresikan karya seninya. Selain itu perlu ada bagian diwilayah itu yang bias digunakan untuk kumpul komunitas berupa dinding yang dapt dijadikan papan presentase. Seru rasanya belajar ala lesehan di malam hari.  Kawasan tersebut kiranya ditambahkan peneduh dari panas matahari dan hujan. Kadang saya sering menggunakan tempat tersebut untuk berdiskusi sambil menggunakan alat elektronik. Sayang bila hujan turun tiba –tiba dan merusak alat elektronik kita.  Cukuplah 4 – 5 peneduh di kawasan tersebut. Jika pemuda palopo sering berkumpul memberikan ide –ide kreafifnya maka Palopo akan maju dan berkembang lebih cepat. Semoga palopo lebih cepat maju bersama pemuda.

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba menulis tentang Kota Palopo #BloggerTanaLuwu

Wednesday, 20 January 2016

Pengertian bakteri aerob dan aerob beserta contohnya

Bakteri aerob – Bakteri aerob adalah jenis bakteri yang membutuhkan oksigen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti untuk pertumbuhan, respirasi, dan bereproduksi. Begitu pentingnya oksigen bagi mereka maka pada lingkungan tanpa oksigen jenis bakteri ini akan mengalami kematian.
Contoh bakteri aerob sangat banyak hidup di sekitar manusia baik itu yang menguntungkan maupun yang merugikan manusia. Contoh bakteri aerob antara lain : Nitrococcus, Nitrosomonas, Nitrobacter, Bacillus, Mycobacterium tubercolusis, Nocardia, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus

a. Nitrococcus

Bakteri nitrococcus adalah bakteri yang sering dijumpai di tanah karena perannya dalam menjaga kesuburan tanah, bakteri ini termasuk bakteri nitrit, Amfitrik, memiliki metabolisme berbasis oksigen.

b. Nitrosomonas

Bakteri nitrosomonas sangat penting dalam proses nitrifikasi untuk memperoduksi ion nitrat yang sangat diperlukan oleh tanaman.

bakteri aerob

c Nitrobacter

Bakteri tipe ini berperan dalam mengubah nitrite menjadi nitrate.

d. Bacillus

Bakteri bacillus termasuk golongan bakteri gram positif dan mampu hidup pada suhu tinggi hingga 75 derajat celcius. Bakteri bacillus sudah dimanfaatkan dalam membentuk enzim di dalam obat – obatan medis.

e. Mycobacterium tuberculosis

Bakteri ini mudah dikenali karena adanya lapisan lilin pada dinding selnya, bakteri ini hidup pada bagian paru – paru mamalia karena memiliki kandungan oksigen tinggi. Walaupun menyebabkan penyakit tetapi bakteri ini dapat dihambat pertumbuhannya karena reproduksinya yang lama yakni 15 jam sekali.

f. Nocardia

Bakteri jenis ini biasanya hidup pada rongga mulut manusia dan mempengaruhi kesehatan paru – paru dan seluruh tubuh manusia.

g. Pseudomonas aeruginosa

Bakteri Pseudomonas termasuk golongan bakteri gram negatif. Bakteri ini terlihat sebagai bakteri tunggal, berpasangan, dan terkadang membentuk rantai yang pendek, katalase positif, oksidase positif, tidak mampu memfermentasi tetapi dapat mengoksidasi glukosa/karbohidrat lain, tidak berspora, tidak mempunyai selubung (sheat) dan mempunyai flagel monotrika (flagel tunggal pada kutub) sehingga selalu bergerak, membentuk biofilm untuk membantu kelangsungan hidupnya saat membentuk koloni pada paru-paru manusia, Koloni yang dibentuk halus bulat dengan warna fluoresensi yang kehijau-hijauan.

h. Staphylococcus

Bakteri jenis ini hidup pada suhu ruangan yaitu 20-30 derajat celcius, ciri – ciri bakteri staphylococcus adalah tubuhnya yang mengkilat dan menghasilkan pigen warna putih sampai kuning gelap, bakteri ini juga menghasilkan enzim katalase untuk mengubah hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.

Bakteri anaerob adalah jenis bakteri yang suka hidup pada  lingkungan yang tidak mengandung oksigen, oleh karena itu biasanya bakteri jenis ini hanya hidup pada lingkungan tertutup seperti pada gusi, rahang, tenggorokan, sinus, telinga, tonsil. Terdapat 2 tipe bakteri an aerob yaitu :

1. Anaerob obligatif yaitu tipe bakteri yang mengganggap bahwa oksigen adalah racun baginya sehingga terkena oksigen dapat menyebabkan kematian.

2. Anaerob fakultatif adalah tipe bakteri yang mampu bertahan hidup dengan kondisi ada maupun tidak ada oksigen. Oksigen sama sekali tidak mempengaruhi kehidupannya melainkan tidak juga membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup.
Contoh bakteri anaerob diantaranya adalah bakteri  : Clostridium tetani, Micrococcus denitrificans, Clostridium botulinum, Shigella, Escherichia coli, Neiserria gonorrhea,Lactobacillus, Salmonella, Micrococcus denitrificans, Staphylococcus pyogenes.

a. Clostridium tetani

Bakteri ini adalah penyebab penyakit tetanus yang sangat mematikan terutama karena penularannya lewat luka pada tubuh . Bakteri ini termasuk gram positif dan dapat membenrukt spora untuk bertahan hidup.

b. Micrococcus denitritificans

Bakteri ini berperan dalam proses denitrifikasi (karena oksigen dalam tanah berkurang) yaitu nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Kerugiannya : memecah  nitrat menjadi nitrogen sehingga mengurangi kesuburan tanah.

bakteri anaerob

c. Clostridium botulinum

Bakteri ini bersifat racun yang mematikan, kemampuannya begitu menakutkan karena dapat memproduksi racun syaraf yang kuat, racun ini dapat bertambah banyak pada makanan yang di panaskan tidak sempurna. Bakteri clostridium dapat membentuk spora dan dapat bertahan pada suhu yang tinggi.

d. Shigella

Bakteri ini adalah penyebab penyakit disentri, penularan bakteri terjadi melalui makanan dan minuman yang masuk ke mulut yang tidak steril. Gejala penyakit disentri adalah diare, mual, muntah, demam, perut kembung, sembelit.

e. Escherichia coli

Escherichia coli termasuk bakteri gram negatif dan hidup pada saluran usus besar manusia, bila jumlahnya berlebih dapat menyebabkan penyakit typhus, disentri, penyakit cacing, kolera.

f. Neiserria gonorrhea

Bakteri ini termasuk gram negatif hidup secara koloni dan berukuran sangat kecil, bakteri ini bersifat patogen bagi manusia. Walaupun demikian bakteri ini mudah mati dengan pengeringan, pemanasan, desinfektan, dan sinar matahari.

g. lactobacillus

Bakteri lactobacillus termasuk gram positif fungsinya untuk memecah protein, karbohidrat, dan lemak yang ada pada makanan, biasanya bakteri ini digunakan untuk penentalan dan fermentasi makanan. Bakteri ini juga bisa hidup pada rongga mulut dan usus tanpa mengganggu kesehatan manusia.

h. Salmonella

Bakteri salmonella termasuk gram negatif yang menjadi penyebab penyakit typhus, paratifus, foodborne.

i. Micrococcus denitrificans

Bakteri ini hidup pada lahan yang kaya zat nitrat tetapi miskin oksigen. Bakteri ini menguraikan zat HNO3 menjadi NH3 dan O2.

j. Staphilococcus pyogenes

Bakteri Staphylococcus pyogenes memiliki bentuk coccus, tidak dapat membentuk spora, termasuk gram positof, tidak dapat bergerak, menghasilkan exotoxin dan mampu bertahan hidup pada lingkungan yang buruk sekalipun.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai bakteri aerob, dan bakteri an aerob berserta contoh bakteri aerob dan contoh bakteri anaerob.

Artikel sebelumnya :

13 Penyakit yang disebabkan oleh bakteri

Pengertian bakteri, ciri, struktur, gambar dan reproduksi

Seperti inilah proses reproduksi bakteri
Adakah Bakteri Yang Menguntungkan?
Pengertian bakteri

13 Penyakit yang disebabkan oleh bakteri

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri – Bakteri adalah makhluk hidup mikroskopis yang artinya ukuran tubuhnya sangat kecil. Bakteri sangat mudah berkembangbiak hanya dalam waktu 20 menit saja, walaupun ukuran tubuh bakteri sangat kecil tetapi jumlahnya sangat banyak di dunia ini, dalam setiap 1 cm tempat setidaknya dihuni oleh jutaan bakteri. Bakteri sudah dapat dimanfaatkan manusia sebagai agen jasa tetapi beberapa jenis bakteri bersifat patogen atau dapat menyebabkan penyakit pada inangnya seperti manusia dan hewan, nah berikut ini adalah daftar penyakit yang disebabkan oleh bakteri  :

1. Diare, disentri, keracunan makanan

Penyakit seperti diare, disentri dan keracunan makanan adalah penyakit yang berasal dari kontaminasi makanan oleh bakteri Clostridium botulinum, Brucella melitensis, Salmonellah typhi

2  Penyakit kulit

Bakteri sejenis Staphylococcus adalah tipe bakteri yang aman bagi manusia tetapi ada tipe lain yang justru berbahaya bagi manusia yaitu bakeri Staplhylococcus aureus.

3.  Infeksi paru – paru, infeksi kornea dan infeksi traktus urinarius.

Penyakit infeksi tersebut bisa disebabkan karena masuknya bakteri Pseudomonas Aeruginosa ke dalam jaringan tubuh anda. Biasanya bakteri ini sangat mudah menyerang seseorang yang sedang terkena disbetes maupun yang selalu mengonsumsi Narkoba.

4. Penyakit Cholera asiatica

Penyakit kolera disebabkan oleh serangan bakteri Vibrio cholera, seseorang yang terkena infeksi bakteri Cholera dapat mengalami kematian dalam waktu yang cepat sejak infeksi di mulai Ciri ciri orang yang terkena kolera adalah tubuhnya mengalami kejang, diare hebat, dan muntah. Cara penularan penyakit ini melalui air yang telah terkontaminasi oleh bakteri.

penyakit kolera

5. Demam, peradangan getah bening, sakit kepala

Bila anda mengalami gejala penyakit tersebut bisa jadi anda sedang di infeksi oleh bakteri Vibrio El Tor, bakteri ini menular melalui gigitan tikus. Gejala lain yang ditimbulkan dari bakteri ini adalah terasa nyeri pada otot dan persendian, munculnya ruam – ruam pada bagian kulit.

6. Pneumonia, endokarditis, meningitis

Ketiga penyakit tersebut bisa mengenai bayi yang baru lahir Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri E. Coli

7. Penyakit Typus abdominalis

Penyakit typus ditandai dengan gejala suhu badan yang tinggi mencapai 40 derajat celcius, tubuh yang sangat lemah, apatis, anoreksia, dan selalu merasakan sakit kepala. Penyakit typus disebabkan oleh adanya infeksi bakteri Salmonella Typhi, agar tidak terkena bakteri ini maka jagalah kesehatan lingkungan terutama peralatan makanan anda.

penyakit typus

8. Penyakit disentri basiler

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Shigella Dysenteriae, orang yang terkena penyakit disentri biasanya mengalami demam tinggi, diare yang tercampur dengan darah dan lendir, dan sakit pada bagian bawah perut. Penyakit ini cukup berbahaya oleh karena itu bila mengalami gejala ini segera bawa penderita ke rumah sakit terdekat.

9. Penyakit Tuberkulosis paru (TBC)

Penyakit TBC disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosi dan Mycrobacterium bovis. Penyakit ini dapat menular melalui udara karena batuk dari penderita TBC sebelumnya dan juga melalui air ludah karena di dalamnya telah terkandung bakteri Mycobacterium tuberculosi dan Mycrobacterium bovis.

10. Penyakit leptospirosis

Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans, Penularan bakteri ini bisa melalui kontak dengan air, tanah, maupun lumpur dan mengalami kontak dengan organ tubuh manusia.

leptospirosis

11. Penyakit antraks

Penyakit antraks disebabkan oleh infeksi Bacillus anthracis yang dapat ditularkan melalui hewan ternak dan hewan liar lainnya yang melakukan kontak dengan manusia. Bakteri Bacillus anthracis termasuk dalam golongan gram positif dapat membentuk spora dan berkapsul.

12. Penyakit kusta

Penyakit kusta disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang dapat menular ke orang lain, banyak faktor pendukung cepatnya bakteri ini menyebar dan bila tidak ditangai dengan cepat dapat menyebabkan cacat penderitanya. Bakteri kusta sering ditemukan pada tangan, daun telinga maupun mukosa hidung.

13. Penyakit tetanus

Penyakit tetanus disebabkan oleh bakteri Clostridium tatani dan penderitanya mengalami kekakuan otot Bakteri Clostridium tatani dapat hidup pada kondisi lingkungan tanpa oksigen untuk berkembangbiak Bakteri yang telah masuk ke dalam tubuh melalui luka dan tertinggal pada kondisi anarob akan berkembangbiak dan memperparah kondisi penderita.

Demikianlah artikel mengenai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, sebaiknya kita mewaspadai dan selalu menyediakan obat yang ampuh mengatasi dampak dari penyakit tersebut.

Artikel sebelumnya :

Pengertian bakteri, ciri, struktur, gambar dan reproduksi

Seperti inilah proses reproduksi bakteri
Adakah Bakteri Yang Menguntungkan?
Pengertian bakteri
Karakteristik Bakteri Gram Positif

Tuesday, 19 January 2016

Pengertian bakteri, ciri, struktur, gambar dan reproduksi

Pengertian bakteri - Bakteri adalah sebuah organisme/makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti sel. Pemberian nama bakteri berasal dari bahasa latin bacterium, jamak : bacteria. Ukuran bakteri sangat kecil tetapi memiliki peran yang besar terhadap kehidupan di muka bumi ini. Beberapa jenis bakteri dapat memberikan manfaat bagi manusia tetapi tidak sedikit pula jenis bakteri yang memberikan dampak yang merugikan bagi manusia. Ukuran bakteri yang sangat kecil sehingga bakteri termasuk dalam golongan mikroorganisme. Pengertian mikroorganisme adalah organisme yang memiliki ukuran sangat kecil bahkan kita membutuhkan alat bantu untuk dapat mengamatinya. Mikroorganisme biasanya ber sel tunggal (uniselular) dan ada juga yang bersel banyak (multiseluler). Bakteri termasuk dalam multiselluler. Ilmu yang khusus mempelajari mengenai mikroorganisme adalah mikrobiologi

Ciri ciri bakteri

Bakteri memiliki ciri ciri khusus yang dapat dibedakan dengan makhluk hidup jenis lainnya. Berikut ini adalah beberapa ciri ciri bakteri yang sudah dikenali :

1. Termasuk jenis multiseluler

2. Tidak memiliki inti sel atau biasa disebut sel prokariot

3. Sebagian besar tidak memiliki klorofil

4. Ukuran tubuh rata – rata adalah 1 sampai 5 mikron

5. Bentuk tubuhnya bermacam – macam

6. Hidup bebas dan ada yang bersifat parasit

7. Dapat melakukan aktivitas kehidupan secara berkelompok (koloni) ataupun sendiri – sendiri (soliter)

8 Dapat hidup pada kondisi ekstrim seperti pada wilayah yang panas dan juga pada daerah yang sangat dingin

9. Pada bagian dinding sel tidak terdapat peptidoglikan.

10 Jumlahnya sangat banyak di dunia karena kemampuannya bereproduksi dengan begitu cepat.

Struktur bakteri

Struktur tubuh bakteri dapat dibedakan menjadi 2 yaitu struktur dasar dan struktur tambahan :

1. Struktur dasar bakteri adalah bagian yang dimiliki oleh semua tipe bakteri, adapun yang masuk dalam struktur dasar tersebut adalah dinding sel, membran plasma, ribosom, DNA, sitoplasma dan granula penyimpanan.

2. Struktur tambahan adalah bagian yang hanya ada pada beberapa tipe bakteri tertentu. Adapun yang masuk dalam struktur tambahan adalah flagela, kapsul, pilus, klorosom, vakuola gas, fimbria, dan endospora.

struktur tubuh bakteri

Struktur sel bakteri dan fungsinya

Berikut ini adalah penjelasan struktur bakteri dan fungsinya masing – masing :

1. Dinding sel yang sering dijadikan sebagai pembeda bakteri gram positif dan bakteri gram negatif tersusun oleh gabungan protein dan polisakarida (peptidoglikan). Dinding sel berfungsi untuk melindungi struktur dalam bakteri

2. Membran plasma sebuah membran yang menyelubungi sitoplasma. Membran plasma bakteri tersusun oleh fosfolipid dan protein.

3. Sitoplasma merupakan cairan di dalam sel bakteri

4. Ribosom terletak di secara menyebar pada bagian sitoplasma bakteri, ribosom disusun oleh protein dan RNA.

5. Granula penyimpanan adalah bagian khusus yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan

6. Kapsul adalah bagian lapisan luar yang biasa juga disebut lapisan lendir, lapisan ini hanya ada pada beberapa tipe bakteri, kapsul dan lapisan lendir tersusun oleh air dan polisakarida.

7. Flagel adalah bagian dari bakteri yang bentuknya batang atau spiral dan terletak menonjol keluar dari bakteri

8. Pilus adalah rambut halus yang berukuran lebih pendek dibanding flagel, strukturnya kaku dan ukurannya lebih kecil. Kandungan pilus berupa protein dan biasanya pilus hanya terdapat pada bakteri jenis gram negatif. Fimbria berbeda dengan pilus dimana fimbria ukurannya lebih pendek daripada pilus

9. Klorosom adalah bagian dari bakteri yang terletak di bawah membran plasna, klorosom mengandung pigmen klorofil dan beberapa pigmen lain untuk digunakan berfotosintesis, oleh karena itu klorosom hanya ditemukan pada jenis bakteri yang dapat berfotosintesis.

Gambar bakteri

Berikut ini adalah beberapa Gambar sel bakteri

gambar sel bakteri 2Gambar sel bakteri

Berikut ini Gambar struktur bakterigambar struktur bakteri

Reproduksi bakteri

Reproduksi bakteri dapat belangsung sangat cepat sehingga beberapa sel bakteri dapat memiliki jumlah hingga ratusan kali lipas hanya dalam beberapa jam saja. Bakteri dapat melakukan reproduksi dengan cara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual bakteri dilakukan dengan melakukan pembelahan biner atau biasa disebut membelah diri, sedangkan reproduksi seksual dilakukan sengan cara paraseksual (rekombinasi genetik). Berikut ini dijelaskan proses reproduksi bakteri baik secara seksual maupun aseksual.

1. Reproduksi Aseksual bakteri

Proses pembelahan diri bakteri dapat terjadi setiap 20 menit sekali dan terjadi jika lingkungan sekitarnya menguntungkan. Proses reproduksi aseksual bakteri dimulai dari proses replikasi (penggandaan) DNA menjadi salinan DNA yang sangat mirip, kemudian bagian sitoplasma mengalami pembagian hingga terbentuk dinding yang memisahkan antara 2 sel anak, beberapa saat kemudian sel anak tersebut akan memisah dan membentuk 2 bakteri.

2 Reproduksi seksual bakteri

Reproduksi seksual bakteri melibatkan 2 bakteri yang sama agar dapat pertukaran materi genetik (DNA), proses ini disebut praseksual atau rekombinasi genetik. Sel bakteri yang dihasilkan dari proses ini akan memiliki kombinasi materi genetik dari 2 induknya. Proses rekombinasi genetik terjadi dengan beberapa metode seperti Transformasi, transduksi, konjugasi.

1. Transformasi adalah proses perpindahan materi genetik yang berupa DNA ke dalam sel sebuah bakteri.

2. Transduksi adalah perpindahan materi genetik daru sebuah bakteri ke bakteri lainnya dengan menggunakan bantuan bakteriofage (virus bakteri).

3. Konjugasi adalah perpindahan DNA antara sel yang berdekatan melalui kontak langsung.

Klasifikasi bakteri

Klasifikasi bakteri atau penggolongan bakteri dapat dibedakan menjadi 2 bagian yang besar yaitu Archaebacteria dan Eubacteria. Berikut ini penjelasan masing – masing kelompok bakteri tersebut.

1. Archaebacteria

Archaebacteria adalah bakteri yang bersifat prokariotik sehingga disebut juga sebagai bakteri purba/primitif. Bakteri ini sanggup hidup pada daerah yang sangat ekstrim seperti pada air panas, daerah dengan kandungan garam tinggi . Ciri khusus archaebacteria adalah dinding selnya tidak memiliki peptidoglikan, membran selnya mengandung lipid, pada ribosomnya terdapat beberapa jenis RNA-polimerase. Archaebacteria dibagi lagi kedalam 3 kelompok yaitu :

a. Bakteri metanogen

Bakteri metanogen memiliki habitata pada daerah rawa dan wilayah yang kurang mengandung oksigen. Sumber makanan bakteri metanogen adalah sisa tumbuhan yang sudah mati, hasil dari pembusukan tersebut berupa gas metana. Bakteri tipe ini berperan sebagai pengurai dan dapat hidup pada suhu yang sangat tinggi. Contoh bakteri metanogen adalah Methanobacterium.

b. Bakteri Halofil

Bakteri halofil biasanya ditemukan pada habitat yang mengandung kadar garam tinggi. Uniknya bakteri jenis ini dapat melakukan fotosintesis karena adanya pigmen bakteriorhodopshin. Contoh bakteri halofil adalah Halobacterium.

c. Bakteri Termoasidofil

Bakteri jenis ini hidup pada lingkungan yang suhunya tinggi serta memiliki keasaman yang tinggi pula.  Sumber makanannya adalah hidrogen yang terdapat pada bagian kawah gunung berapi. contoh bakteri Termoasidofil adalah Sulfolobus dan Thermoplasma.

2. Eubacteria (bakteri sejati)

Bakteri golongan ini memiliki beberapa ciri khusus sebagai berikut :

a. Pada dinding selnya terdapat peptidoglikan

b. Membran plasma mengandung lipid

c Ribosom mengandung 1 jenis RNA-polimerase.

Terdapat 5 kelompok eubacteria yairu Proteobacteria, Bakteri gram positif, clamydias, Spirochetes, dan Cyanobacteria. Berikut ini pembahasan kelompok bakteri eubacteria

1. Proteobacteria

Proteobacteria dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu bakteri ungu, Proteobacteria kemoautotrof, dan Proteobacteria kemoheterotrof. Bakteri ungu biasanya ditemukan hidupa pada endapan danau, kolam maupunlumpur. Contoh bakteri ungu yaitu Chromatium. Proteobacteria kemoautotrof hidup bebas atau bersimbiosis dengan makhluk hidup lain. Contoh Proteobacteria kemoautotrof yaitu Rhizobium. Proteobacteria kemoheterotrof hidup di dalam saluran pencernaan makhluk hidup. Contoh Proteobacteria kemoheterotrof yaitu Escherichia coli dan Salmonella.

2. Bakteri gram positif

Bakteri gram positif ada yang dapat melakukan fotosintesis dan adapula yang tidak dapat atau bersifat kemoheterotrof. Bakteri gram positif dapat membentuk endospora bila kondisi lingkungan kurang baik dan melakukan perkembangbiakan pada kondisi lingkungan yang bagus contoh bakteri gram positif adalah Bacillus dan Clostridium.

3. Spirochetes

Bakteri jenis ini memiliki bentuk spiral dan tidak dapat melakukan fotosintesis, bakteri jenis ini termasuk golongan gram negatif dan hidup sebagai parasit pada tubuh hewan dan manusia. Contoh bakteri Spirochetes adalah treponema pallidium yang merupakan penyebab sifilis.

4. Chlamydias

Bakteri jenis ini hidup sebagai parasit pada sel hidup makhluk lain Contoh Chlamydias adalah Chlamydias trachomatis yang merupakan penyebab sakit mata. Ukurannya yang sangat kecil memudahkan menular ke orang – orang.

5.Cyanobacteria

Cyanobacteria disebut juga sebagaiganggang hijau-biru (blue green algae). Cyanobacteria ada yang bersel satu tetapi adapula yang bersel banyak. Cyanobacteria mempunyai pigmen klorofil, karoten, dan pigmen tambahan. Pigmen tambahan berupa fikosianin (pigmen biru) dan fikoeritrin (pigmen merah). Pigmen-pigmen tersebut mengakibatkan warna Cyanobacteria beraneka ragam. Contoh Cyanobacteria yaitu Anabaena(mengakibatkan air sawah berwarna hijau) dan Oscillatoria rubescen (mengakibatkan Laut Merah di Timur Tengah berwarna merah).

Bentuk bakteri

Bentuk bentuk bakteri cukup beragam, setidaknya ada 3 bentuk utama dari bakteri seperti bakteri kokus (bulat), basil (lonjong) dan spirilia (panjang), namun dari masing – masing bentuk bakteri tersebut juga dibedakan berdasarkan susunan bakterinya. Berikut ini adalah pembahasan bentuk bakteri :

1 Bentuk bakteri kokus

Bentuk bakteri kokus

Penjelasan :

a. Monokokus : adalah sel bakteri bentuk kokus yang jumlahnya tunggal
b. Diplokokus : adalah 2 bakteri bentuk kokus yang berdempet
c. Tetrakokus : adalah 4 bakteri kokus yang berdempet dan membentuk segi empat
d. Sarkina : adalah 8 bakteri bentuk kokus yang berdempetan dan membentuk kubus.

e. Streptokokus : adalah gabungan lebih dari 4 bakteri kokus yang membentuk rantai

f. Stapilokokus : adalah gabungan lebih dari 4 bakteri bentuk kokus yang berdempet membentuk kumpulan anggur.

2. Bentuk bakteri basil

bentuk bakteri basil

a. Monobasil : adalah bentuk bakteri basil yang hanya terdiri dari 1 bakteri

b. Diplobasil : adalah kumpulan 2 bakteri bentuk basil yang berdempetan

c. Streptobasil : adalah kumpulan bakteri bentuk basil yang berdempet merantai

3. Bentuk bakteri spirilia

bentuk bakteri spirilia

a. Spiral yaitu bentuk sel bergelombang
b. Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup
c. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai bakteri, ciri ciri bakteri, struktur sel bakteri, gambar bakteri, reproduksi bakteri dan bentuk bakteri.

Artikel sebelumnya :

Seperti inilah proses reproduksi bakteri

Adakah Bakteri Yang Menguntungkan?

Pengertian bakteri

Karakteristik Bakteri Gram Positif

Struktur Sel Bakteri Yang Spesifik

Thursday, 10 December 2015

Pengertian kultur jaringan lengkap

Pengertian kultur jaringan – Kultur jaringan berasal dari 2 kata yaitu kultur artinya budidaya dan jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki fungsi yang sama. Jadi kalau kuta artikan maka kultur jaringan adalah pembudidayaan tanaman untuk memperoleh tanaman yang bari dengan ciri khas dan sifat yang sama dengan induknya. Secara umum kultur jaringan adalah proses memelihara dan menumbuhkan bagian organ tanaman seperti embrio, bunga maupun tunasnya pada kondisi aseptik.

Manfaat kultur jaringan

Manfaat kultur jaringan cukup banyak oleh karena itu teknik kultur jaringan mulau berkembang dengan pesat. Berikut ini beberapa manfaat dari kultur jaringan :

1. Dapat menghasilkan tanaman baru yang bebas dari penyakit.

2. Dapat dilakukan proses perbanyakan tanaman dengan lebih cepat.

3. Proses pembuatan bibit tidak terkendala musim karena dapat dilakukan sepanjang tahun.

4. Pembuatan bibit dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih banyak.

5. Tanaman yang dihasilkan akan memiliki sifat unggul

6. Dapat membantu memperbanyak tanaman yang sudah langka dengan cepat dan mudah

Teknik kultur jaringan

Teknik kultur jaringan menggunakan cara vegetatif dalam memperbanyak suatu jenis tanaman. Proses mengkkultur seuatu sel maupun jaringan tanaman disebut aseptic (in vitro) dimana sel yang telah diambil untuk di pelihara pada seuatu medium padat atau cair dalam kondisi streril. Setelah sel berada pada kondisi yang cocok untuk pertumbuhannya maka sel itu akan mengalami poliferasi sampai terbentuk kalus. Kalus yang telah terbentuk selanjutnya dipindahkan ke medium diferensiasi yang cocok agar terbentuk tanaman kecil yang sudah lengkap, tanaman ini disebut planlet.

Teknik kultur jaringan

Teknik kultur jaringan ini memungkinkan untuk menghasilkan banyak tanaman dalam jumlah besar yang berasal dari 1 irisan tanaman saja.

Teknik mengkultur jaringan ini berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Schleiden dimana sebuah sel bersifat autonom dan totipotensi. Totipotensi adalah kemampuan yang dimiliki oleh sel tumbuhan ketika dipindahkan pada lingkungan yang sesuai maka ia akan tumbuh menjadi sebuah tanaman yang sempurna sama dengan induknya.

Teknik  kultur jaringan kelihatannya mudah dilakukan namun ini hanya akan berhasil jika telah memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :

1. Jaringan yang akan digunakan masih aktif dan dapat melakukan pertumbuhan dan perkembangan jaringan selanjutnya.

2. Jaringan yang digunakan bersal dari bagian daun, tunas, kuncup, ujung batang, akar, umbi.

3. Jaringan yang diambil dari bagian tanaman yang masih muda, ciri  - ciri yang dapat dirasakan adalah bagian tersebut sangat lunak ketika ditusuk pisau,

4. Faktor medium juga bisa mempengaruhi keberhasilan kultur jaringan dimana medium harus di kontrol keadaan aseptik, serta pengaturan udara yang baik.

5.Khusus bila anda menggunakan biji maka harus memperhatikan kemasakan embrio, temperatur, dormansi dan waktu imbibisi.

langkah - langkah kultur jaringan

Media kultur jaringan

Media kultur jaringan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu media padat dan media cair.

Media padat biasanya terbuat dari padatan gel agar namun sebelumnya telah dicampurkan nutrisi dengan agar.

Adapun media cair dibuat dengan melarutkan nutrisi pada air.  Komposisi media dapat berbeda – beda yang berdampak tidak sama pada hasil pertumbuhan maupun perkembangan jaringan.

Pada media MS, tidak ada zat pengatur tumbuh (ZPT) sehingga ZPT dimasukkan pada media eksogen. ZPT ini sangat berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

Media kultur jaringa

Pemberian hormon tumbuh atau ZPT pada jaringan parenkim dapat membuat jaringan ini kembali menjadi merismatik dan berkembang menjadi jaringan adventif tempat pucuk, akar dan tunas atau daun pada tempat yang tidak seharusnya. Pada proses ini disebut diferensiasi.

Adapun cara memperbanyak tanaman invitro dilakukan dengan 3 langlah yairu :

1. Dengan cara memperbanyak tunas dari mata tunas apikal.

2. Dengan cara embriogenesis somatik yang terjadi secara langsung ataupun melalui tahap pembentukan tunas.

3. Dengan melalui pembentukan tunas adventif.

Berikut ini 2 Tipe jaringan yang bisa digunakan untuk mengerjakan kultur jaringan adalah sebagai berikut :

1. Jaringan muda yang belum pernah mengalami diferensiasi dan masih aktif membelah sehingga jaringan ini dapat melakukan regenerasi yang tinggi. Letak jaringan tipe ini ada di tunas apikal, tunas aksiler, ujung akar, kambium, dan tepi daun.

2. Jaringan parenkima adalah jaringan yang menyusun tanaman muda dan sudah berdiferensiasi dan menjalankan fungsinya. Contoh jaringan ini bisa kita temukan pada daun yang sudah berfotosintesis maupun akar dan batang yang berperan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.

Contoh kultur jaringan

Contoh kultur jaringan mungkin sudah banyak di lakukan pada tanaman namun tidak mudah membedakan tanaman hasil kultur jaringan dengan yang bukan. Berikut ini daftar tanaman yang sudah pernah berhasil dilakukan kultur jaringan.

Jati mas

Kelapa sawit,

Anggrek cattleya

Pisang abaka

Pisang lampung

Macam –macam kultur jaringan

Macam – macam kultur jaringan dibedakan berdasarkan bagian tubuh tumbuhan yang digunakan utnuk kultur. Berikut ini 6 macam kultur jaringan yang dapat dilakukan :

1. Kultur embrio, adalah kultur jaringan yang menggunakan embrio sebagai bahan kultur jaringan.

2. Kultur anter adalah jenis kultur yang menggunakan kepala sari tumbuhan untuk memperbanyak spesiesnya.

3. Kultur meristem adalah proses kultur jaringan yang menggunakan bagian tumbuhan yang masih muda baik uitu akar, batang daun maupun batang.

4. Kultur kloroplas adalah perbanyakan tanaman menggunakan klorofil agar didapatkan individu baru.

5.kultur polen adalah perbanyak tanaman dengan memanfaatkan serbuk sari.

6. Kultur protoplas adalah perbanyakan tanaman menggunakan jaringan hayati dari tanaman.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kultur jaringan, manfaat, teknik, contoh dibahas seccara lengkap, bila ada yang kurang akan kami tambahkan di lain kesempatan.

Artikel sebelumnya :

Bioteknologi modern, contoh, dan manfaatnya

Bioteknologi konvensional, contoh dan manfaat

Foto :

slideshare(dot)net

niviavia.wordpress(dot)com

Sunday, 15 November 2015

Bioteknologi modern, contoh, dan manfaatnya

Bioteknologi Modern – Bioteknologi modern adalah bagian dari penerapan ilmu bioteknologi yang telah menggunakan alat – alat canggih dan modern, alat ini digunakan karena sudah tidak memungkinkan menggunakan teknologi sederhana (konvensional) sebab yang akan di manipulasi merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup, pengaplikasian bioteknologi modern harus dengan keterampilan khusus dan pengetahuan yang mendalam terhadap makhluk hidup yang akan di uji coba. banyak sekali makhluk hidup yang sudah menjadi percobaan bioteknologi modern seperti bakteri e,coli, bayi tabung, hormon tumbuhan dan manusia.

Bioteknologi modern

Ciri – ciri bioteknologi modern

Ciri – ciri bioteknologi modern dapat membantu kita membedakan dengan bioteknologi konvensional. Berikut ini ciri – cirinya

1. Dilandaskan pada prinsip – prinsip ilmiah yang sesuai dan terstruktur.

2. Teknik pengaplikasiannya menggunakan pengkajian mendalam dengan prinsip ilmu yang beragam.

3. Produknya dapat diproduksi massal dengan cepat serta seragam, produksi seperti roti, bir, kecap, vaksin dan sebagainya dapat dibuat dalam waktu singkat saja.

Contoh bioteknologi modern

Contoh bioteknologi modern yang telah banyak digunakan saat cuku membantu manusia, salah satu contoh bioteknologi modern bisa diaplikasikan dalam bidang kedokteran. Berikut ini adalah contoh bioteknologi modern

1. Membuat antibodi monoklonal

Antibodi monoklonal diperoleh dari 1 sumber tunggal untuk berbagai macam kegunaan. antibodi monoklonal ini bisa digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya hormon koronik di dalam hormon seorang wanita yang hamil, berfungsi juga untuk mengikat racun dan membuatnya tidak aktif lagi, membuat tubuh tidak melakukan reaksi penolakan pada saat transplantasi organ.

2. Membuat vaksin

Vaksin sangat penting untuk mencegah seseorang terkena penyakit berbahaya. Vaksin berasal dari sebuah mikroorganisme dan kemudian dilemahkan kemudian dimasukkan pada tubuh manusia agar bisa kebal dari penyakit tertentu yang di inginkan.

3. Membuat antibiotik

Antibiotik berperan dalam menghambat pertumbuhan dan perkembangan virus maupun organisme berbahaya yang menginfeksi manusia. Antibiotik dapat diperoleh dari bagian tubuh jamur maupun bakteri. Sudah banyak sekali jenis antibiotik dengan manfaat yang spesifik.

4. Memproduksi hormon

Hormon berperan dalam mempercepat sebuah reaksi tertentu, hormon sangat diperlukan dalam berbagai bidang industri dan kesehatan. Cukup banyak hormon yang telah diproduksi menggunakan bioteknologi modern seperti hormon pertumbuhan, hormon kortison, hormon insulin dan hormon testosteron.

Manfaat bioteknologi modern

Manfaat bioteknologi modern dapat dirasakan di setiap bidang ilmu mulai dari pertanian, kedokteran, industri. Berikut ini manfaat bioteknologi modern

1. Dapat mengembangbiakkan tanaman yang sudah hampir punah agar jumlahnya dapat kembali bertambah, regenerasi tanaman dapat dipercepat menggunakan teknik transplantasi nukleus.

2.Dapat menghasilkan bakteri atau makhluk hidup tertentu yang dapat mengurangi pencemaran di air,

3. Berperan dalam meningkatkan hasil produksi makanan dan minuman serta memiliki rasa dan kandungan yang lebih baik.

4. Dapat menghasilkan obat – obatan yang mempercepat penyembuhan pasien sekaligus mencegah seseorang terkena penyakit yang sedang mewabah.

Demikianlah ulasan kita mengenai bioteknologi modern, semoga dapat menambah khazanah pengetahuan kita kedepannya,

Baca juga :

Bioteknologi konvensional, contoh dan manfaat

Pengertian rantai makanan (lengkap)

Pola hidup sehat yang dapat mencegah diabetes

Foto : bloganasekolah.blogspot(dot)com

Saturday, 14 November 2015

Bioteknologi konvensional, contoh dan manfaat

Bioteknologi konvensional – Bioteknologi konvensional adalah semua produk bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya mikroorganisme yang digunakan adalah jamur maupun bakteri yang berperan dalam menghasilkan enzim – enzim tertentu untuk melakukan proses metabolisme agar didapatkan produk yang diinginkan dan bermanfaat bagi umat manusia. Bioteknologi konvensional tidak menggunakan teknik rekayasa genetika sama sekali.

bioteknologi konvensional

Contoh bioteknologi konvensional

Ada banyak sekali produk bioteknologi konvensional yajng sering kita gunakan sehari – hari. berikut ini daftar contoh bioteknologi konvensional dilengkapi dengan bahan yang dibutuhkan dan jenis mikroorganismenya :

1. Tempe dibuat menggunakan Kedelai dengan memanfaatkan Rhizopus oligosporus

2. Tauco dibuat menggunakan Kedelai dengan memanfaatkan Aspergillus oryzae

3. Kecap dibuat menggunakan Kedelai dengan memanfaatkan Aspergillus soyae

4. Oncom dibuat menggunakan Bungkil kacang dengan memanfaatkan Monillia sitophilia

5. Yoghurt dibuat menggunakan susu dengan memanfaatkan Streptococcus thermophilus 

6. Yoghurt dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Lactobacillus vulgaris

7. Keju dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Lactobacillus vulgaris

8. Keju dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Lactobacillus lactis

9. Mentega dibuat menggunakan Susu dengan memanfaatkan Streptococcus lactis

10. Asinan dibuat menggunakan Kubis dengan memanfaatkan Lactobacillum plantarum 

Manfaat bioteknologi konvensional

Ada banyak sekali manfaat yang di dapatkan dari produk bioteknologi konvensional dalam kehidupan sehari – hari kita. berikut ini beberapa manfaat dari bioteknologi konvensional :

1. Meningkatkan kandungan gizi dari hasil produk bioteknologi berupa makanan dan minuman karena telah terjadi perubahan kandungan zat dari bahan makanan tersebut.

2. dapat memunculkan sumber makanan baru  yang sangat bermanfaat misalnya air kelapa tua dapat dijadikan produk nata de coco. Kedelai digunakan untuk membuat makanan kecap.

3. membuat makanan menjadi lebih tahan lama dari sebelumnya. contoh produknya adalah asinan yang bisa bertahan lebih lama dibandingkan bila tidak diasinkan.

4. Dapat meningkatkan pendapatan per kapita. Masyarakat yang paham cara membuat nata de coco dapat memasarkan produkny hasil olahan air kelapa tua ini menjadi uang yang lebih bernilai tinggi.

Demikianlah pembahasan mengenai bioteknologi konvensional, contoh bioteknologi konvensional dan manfaat bioteknologi konvensional.

Baca juga :

Pengertian rantai makanan (lengkap)

Pola hidup sehat yang dapat mencegah diabetes

Kenali Penyakit Diabetes Lebih Jauh Serta Cara Menanggulanginya Dengan Obat Herbal

Pengertian Bioteknologi, Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern

Photo : life.viva(dot)co(dot)id